Home   Opini   Cara Melacak Tulisan Plagiat di Internet

Cara Melacak Tulisan Plagiat di Internet

plagiat
www.bradfordvts.co.uk 
Pengertian Plagiat
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
  1. plagiat n pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan.
  2. plagiator n orang yg mengambil karangan (pendapat dsb) orang lain dan disiarkan sbg karangan (pendapat dsb) sendiri; penjiplak.
  3. plagiarisme n penjiplakan yg melanggar hak cipta.
Ensiklopedia bebas online Wikipedia mengartikan plagiarisme sebagai:

“Penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator (www.id.wikipedia.org).
Kasus plagiarisme juga kian marak seiring maraknya blogging. Pemilik blog yang tidak mampu, tidak mau, atau tidak sempat menulis sendiri, dengan mudah bisa “copas” tulisan orang lain.
Plagiarisme, plagiat, atau copy paste “membudaya” di kalangan kampus dan blogger, utamanya karena menulis belum membudaya dan/atau tidak dibudayakan.
Menurut Copyscape.com –situs penyedia jasa perlindungan bagi posting blog agar tidak diplagiat, plagiarisme merupakan masalah serius dan meluas di dunia maya: 
“Plagiarism is a serious and growing problem on the Web. At any moment, anyone in the world can copy your online content and instantly paste it onto their own site. After making minor changes, they will claim your content as their own.”
(Kapan saja seseorang dapat menyalin isi situs Anda untuk dimuat di situsnya sendiri. Setelah melakukan perubahan alakadarnya, mereka akan mengklaim tulisan Anda sebagai tulisan mereka).
Yang digolongkan sebagai tindakan plagiat antara lain:
  1. Menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain.
  2. Mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya.
Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah (2004),Felicia N. Utorodewo dkk. menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme:
  1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  2. Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
  3. Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
  4. Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  5. Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
  6. Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  7. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.
Hal-hal yang tidak tergolong plagiarisme:
  1. Menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
  2. Menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
  3. Mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya. (id.wikipedia).
Cara Melacak Tulisan Plagiat di Internet
Ada cara mudah, cepat, dan praktis untuk melacak tulisan plagiat, karya tulis plagiat, juga “mengintai” bloger yang suka menjiplak (blog plagiator) dengan “copas” postingan blogger lain tanpa menyebutkan sumber, yaitu dengan menggunakan Plagiarism Tools dari Small SEO Tools. Namanya Plagiarism Checker.
Software ini untuk melacak tulisan hasil plagiat atau mengecek keaslian sebuah naskah.
Software atau fasilitas online pelacak tulisan plagiat lainnya, seperti:
  1. www.plagiarismdetection.org
  2. www.grammarly.com
  3. www.duplichecker.com
  4. www.turnitin.com
  5. www.articlechecker.com

Masih banyak situs lain untuk sarana melacar tulisan plagiat (lihat: Free TPlagiarism Detection Tools).

Para dosen wajib rajin browsing/surfing di internet –harus “akrab” dengan Google atau mesin pencari lainnya. Pasalnya, banyak mahasiswa yang melakukan plagiat (plagiarisme) ketika melakukan tugas seperti menulis makalah.
Para dosen juga wajib memberikan peringatan agar siswa/mahasiswa menjauhkan diri dari tindakan “Copy Paste” (Copas) tanpa menyebutkan sumber tulisan yang di-copas-nya.  Wasalam. (ASM. Romli, www.romeltea.com).*

Share Button
(Visited 246 times, 1 visits today)

Related Post

One Comment so far:

  1. widias says:

    saya coba tapi dibatasi ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *