Category Archives: Berita

Home   Berita

SBMPTN 2017 Digelar di Kota Bandung dan Tasikmalaya

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di wilayah Panitia Lokal (Panlok) Bandung siap dilaksanakan. Total, ada kuota 45.735 kursi untuk peserta SBMPTN. Ketua Panlok 34 Bandung SBMPTN 2017, Arry Bainus, mengatakan, ada dua wilayah yang akan menggelar SBMPTN, yaitu Bandung dan Tasikmalaya. Dalam SBMPTN, ada dua metode ujian yang diberlakukan yaitu ujian paper based testing (PBT) dan computer based testing (CBT). Untuk jumlah peserta SBMPTN dengan metode PBT kuotanya 43.600 orang dan metode CBT sebanyak 2.135 orang. Dalam SBMPTN kali ini, total ada enam PTN yang tergabung, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Universitas Siliwangi […]

Dewan Pers: Media Independen adalah Media yang Mandiri

blog-thumbnail

Independensi dalam jurnalisme adalah memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani, tanpa campur tangan orang lain. Media independen adalah media yang mandiri, merdeka, dan tidak bergantung kepada pihak manapun. Memiliki sikap mandiri untuk mempertahankan prinsip kebenaran. Demikian dikemukakan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, dalam seminar Tempo Media Week 2016 bertajuk ” Inovasi dan Independensi Media Era Digital di Indonesia” yang digelar PT Tempo Inti Media Tbk. di Jakarta, Rabu (18/5/2016). “Di dalam independensi ada netralitas, independensi dilihat mendekati hal-hal yang bersifat faktual. Kebenaran jurnalistik bukanlah bersifat mutlak, tetapi kebenaran yang bersifat fungsional,”  tambah yosep. Pentingnya independensi media juga dikemukakan Direktur Utama Tempo Media Tbk. Bambang Harymurti. “Media independen menjadi penting untuk masyarakat. Pers […]

Audiens Media Diajak Cerdas saat Membaca Berita

blog-thumbnail

Audiens seyogianya cerdas saat membaca berita di media. Cerdas artinya tidak mudah begitu saja percaya pada satu sumber media, terlebih pada sumber-sumber di internet yang tidak jelas kredibilitasnya. Demi mendapat informasi yang obyektif, bacalah beberapa media yang kredibel untuk mendapatkan perspektif yang utuh atas sebuah informasi. “Kalau kita enggak baca berita, kita uninformed (tidak tahu perkembangan terkini -red). Sementra, kalau baca kita bisa misinformed (salah menangkap informasi -red). Maka, sebagai pembaca kita harus cerdas untuk tidak salah memahami informasi,” kata Group Head Corporate Communications Indosat Deva Rachman dalam seminar bertajuk “Inovasi dan Independensi Media di Era Digital di Indonesia” yang diselenggarakan Tempo di Hotel Luwansa, Jakarta, Rabu (18/5/2016). Selain Deva, […]

Ponsel Paling Banyak Digunakan untuk Akses Berita Online

Telepon seluler (Ponsel) paling banyak digunakan untuk mengakses berita online. Pembaca berita online didominasi pria. Konsumsi berita sangat tinggi di masyarakat yang berumur 33-42 tahun dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Demikian hasil riset mengenai konsumsi berita online untuk Indonesian Digital Association (IDA). Hasil riset IDA yang menggandeng Baidu dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia tersebut juga menunjukkan, pria, orang-orang ekonomi tinggi, dan berusia lebih tua, lebih banyak mengkonsumsi isu politik, sosial, agama, teknologi, dan bisnis. Perempuan, orang-orang dengan ekonomi rendah, dan kalangan usia muda, senang membaca topik hiburan dan gaya hidup. Isu-isu seperti politik dan sosial kebanyakan diakses sehari-hari, sedangkan hiburan untuk konsumsi mingguan atau bulanan. Hasil riset juga menunjukkan telepon seluler paling banyak digunakan […]

Tak Lagi Dipilih Senat, Rektor PT Islam Diangkat Langsung oleh Menteri

Kementerian Agama mengeluarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 68 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian rektor dan ketua pada perguruan tinggi keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan, PMA ini mengatur penetapan dan pengangkatan rektor akan dilakukan oleh Menteri Agama, bukan lagi melalui senat universitas secara voting. “Jadi senat tidak lagi memilih secara voting tapi senat hanya memberi pertimbangan kualitatif. Pertimbangan kualitatif itu hanya menjelaskan tentang kandidat. Bagaimana kualitasnya, integritasnya, kompetisinya, leadershipnya, networking dan lain-lain,” ujar Kamaruddin Amin kepada Republika, Rabu (6/1/2016). Ia menjelaskan, setelah senat memberikan penilaian kualitatif kepada calon rektor, selanjutnya nama-nama tersebut akan diserahkan kepada menteri agama. Menteri akan membentuk tim […]