Category Archives: Jurnalistik

Home   Jurnalistik

Tiga Kunci Penting Agar Tulisan di Blog Scannable!

  * Kaidah Penulisan Online (Online Writing) TULISAN di media online, media sosial, website, atau blog harus scannable, dapat dipindai, yakni mudah dan enak dibaca oleh pengunjung, pembaca, atau user. Ada tiga kunci agar tulisan di blog scannable. Intinya, jangan sampai tulisna Anda “menumpuk” sehingga sulit dipindai mata user. 1. Gunakan paragraf/alinea pendek. Idealnya, maksimal lima baris (five lines) per paragraf. Contoh terbaik tentang ini adalah sajian berita di BBC Indonesia. Tiru! 2. Gunakan spasi atau jarak antar-paragraf. Harus ada “ruang putih” (white space) antar-alinea, jangan sampai “numpuk” atau bergaya layout koran/majalah. 3. Online Writing tidak mengenal indent, yakni lekuk/takuk di awal alinea/paragraf. Selain itu, sebaiknya “rata kiri” (align left) […]

Jurnalistik Online – Pengertian, Definisi, dan Karakteristik

Jurnalistik Online (Online Journalism) adalah proses pengumpulan, penulisan, penyuntingan, dan penyebarluasan berita secara online di internet. Catatan ASM. Romli Jurnalistik Online adalah jurnalisme “generasi ketiga” setelah jurnalistik cetak (print journalism) –suratkabar, tabloid, majalah– dan jurnalistik elektronik (electronic journalism, broadcast journalism) –jurnalistik radio dan televisi. Jurnalisme Online adalah “jurnalistik masa depan” (future journalism) yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Jurnalistik era internet ini bakan sudah “beranak” dengan melahirkan “cabang” berupa: “Jurnalisme blog” (Blog journalism) “Jurnalistik mobil” (Mobile journalism) “Jurnalisme twitter” (Twitter journalism) Jurnalistik Online juga menumbuhkembangkan konsep “Jurnalisme Warga” (Citizen Journalism) yang diperkokoh dengan perkembangan media sosial (social media) seperti Facebook, Twitter, dan Youtube. Istilah Jurnalistik Online Jurnalistik […]

Jurnalisme Twitter

“Farhat Abbas Sindir Wali Kota Bandung di Twitter”. Demikian judul berita tempo.co, Rabu (20/11/2013). Isi berita sepenuhnya mengutip dari twitter tanpa konfirmasi, cek dan cek ulang. ataupun klarifikasi dan penambahan dengan wawancara dengan narasumber (pemilik akun). “Farhat Abbas kembali melancarkan kritik. Kali ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi sasaran celotehannya di akun jejaring sosial Twitter. Pengacara yang juga suami dari artis penyanyi Nia Daniati itu mempermasalahkan rencana memberikan fasilitas Wi-Fi–jaringan internet gratis–di masjid di Bandung,” demikian lead beritanya. Berita di atas adalah salah satu contoh “jurnalisme twitter” (twitter journalism), yakni proses jurnalistik yang menjadikan twitter sebagai sumber berita. Masih banyak contoh lain berita yang bersumber sepenuhnya dari twitter, termasuk […]

Teknik Menulis Tajukrencana

Tajukrencana (editorial) –biasa disingkat “tajuk” saja– disebut juga “Induk Karangan” dan “Opini Redaksi” (Desk Opinion). Catatan ASM. Romli Pengertian Tajukrencana Tajukrencana adalah tulisan berisi pendapat atau komentar tentang suatu hal atau peristiwa yang dibuat redaksi sebuah media massa sesuai dengan visi dan misi media tersebut. Arti sebenarnya dari tajuk adalah “mahkota”. Tidaklah salah jika disebutkan, tajuk adalah mahkota suratkabar atau majalah. Lyle Spencer dalam Editorial Writing mendefinisikan tajuk sebagai berikut: “Pernyataan mengenai fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan, dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegitu rupa, sehingga bagi kebanyakan pembaca suratkabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditajukkan tadi”. […]