Home   Berita   FDK UIN Bandung Gelar Seminar Nasional dan Temu Dekan Se-Indonesia

FDK UIN Bandung Gelar Seminar Nasional dan Temu Dekan Se-Indonesia

Fakultas Dakwah Dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyelenggarakan Seminar Nasional dan Pameran Karya Ilmiah Dakwah bertajuk Evaluasi Perkembangan Ilmu Dan Kelembagaan Dakwah. Kegiatan yang didukung oleh Assosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI) Jawa Barat ini, diselenggarakan di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Jum’at sampai Minggu, (27-29/10/2017). Seminar Nasional, diresmikan secara resmi oleh Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud.

Kegiatan ini, diselenggarakan dengan membangun cakupan lima wilayah. Yang pertama seminar nasional, temu dekan Forum Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) dan APDI, paralel session, pameran karya ilmiah civitas akademia dakwah dari internal dan eksternal, dan city tour yang sifatnya refresing.

Dalam kegiatan tersebut,  FDK UIN SGD Bandung menghadirkan sejumlah guru besar dari Ilmu Dakwah untuk menjadi narasumber untuk mengisi materi seputar ilmu dan kelembagaan dakwah. Sedangkan peserta dari Seminar Nasional itu adalah pimpinan fakultas dakwah dan komunikasi, fakultas dakwah, jurusan dakwah, dan PTKIN ataupun PTKIS, dekan, wakil dekan, kepala prodi, dari  berbagai daerah di Indonesia seperti Medan, Surabaya, Surakarta, Palembang, Ambon, Aceh, Riau, Padang, Solo, Purwokerto, Bengkulu, Melabu, Makassar. Serta perwakilan dari assosiasi dan civitas akademia dakwah.

Ketua penyelenggaran kegiatan, Aep Wahyudin mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk membangun akademisi, praktisi, dan ilmuwan dakwah.

“Para akademisi dakwah perlu menilai kekokohan konstruk keilmuwan dakwah. Langkah ini diperlukan untuk memungkinkan agar ilmuwan dakwah lebih memahami dan menyelami konstruk keilmuwan dakwah agar lebih mudah mengambil peran dalam draft pengembangan ilmu dakwah,” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan, Jum’at (27/10/2017).

Yang kedua, lanjut Aep, disiplin ilmu dakwah perlu turut mengukur tingkat kemajuan ilmu dakwah khususnya terkait dengan metodologi ilmiahnya. Dan yang ketiga, setiap ilmuwan dakwah seyogyanya dapat memetakan antara wilayah kajian dakwah.

Selain itu event ini diharapkan dapat merancang proyeksi kedepan, menyasar kemajuan lebih lanjut tentang ilmu dakwah, kemudian bisa merancang strategi pengembangan sendi, segi dan peranti kelimuwan dakwah khususnya dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi di jaman global ini yang solid. Yang ketiga memasang peran yang bisa dimainkan oleh segenap akademisi dakwah dan praktisi dakwah dalam terus membangun ilmu dakwah sesuai dengan semangat zaman.

Sedangkan Dekan FDK UIN SGD Bandung,  Ahmad Sarbini juga mengatakan, pertemuan ini akademisi dakwah perlu melakukan kegiatan evaluasi secara serius terhadap perkembangan ilmu dan kelembagaan dakwah.

“Tidak hanya untuk kepentingan administrasi tapi ingin tahu duduk perkaranya seperti apa tentang kelembagaan-kelembagaan dakwah,” jelas Ahmad Sarbini.

Dalam kegiatan tersebut akan diadakan pameran karya ilmiah ilmu dakwah yang akan menampilkan karya-karya ilmiah ilmu dakwah, mulai dari buku, jurnal dan sebagainya. Dan akan disempurnakan dengan presentasi dari akademisi kita dengan berbagai topik makalah yang akan disajikan lewat kegiatan paralel session.

“Disini  akan dilihat seberapa besar komitmen para dosen FDK untuk mengembangkan disiplin ilmu dakwah ini sebagai salah satu tanggung jawab,” pungkasnya.

 

[Isma D Ardiyanti]

Share Button
(Visited 80 times, 1 visits today)

Related Post

One Comment so far:

  1. Syaiful says:

    semoga dapat menjalin kerjasama yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *