Home   Berita   ICOMACS, Upaya Peningkatan Kualitas Dosen dan Eksistensi UIN Bandung di Kancah Internasional

ICOMACS, Upaya Peningkatan Kualitas Dosen dan Eksistensi UIN Bandung di Kancah Internasional

Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, didukung oleh Ikatan Sarjana Komunkasi Indonesia (ISKI), Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM), dan Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Negeri Islam (ASIKOPTI),  menyelenggarakan Internasional Conference On Media And Communication (ICOMACS) yang bertajuk “Discovering New Trends in Communication in Media Culture in Asia”, yang dilaksanakan di Hotel Bidakara Savoy Homann, Rabu dan Kamis (4-5/4/2018).

Ketua Pelaksana, Betty Tresnawaty mengatakan, konferensi internasional yang dibuka secara resmi oleh Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud, selain menjadi salah satu rangkain Hari Ulang Tahun Emas UIN SGD Bandung yang ke-50, juga bertujuan untuk meningkatkan kulitas dosen yang dituntut tidak hanya mengajar, namun juga diharuskan melakukan penelitian dan memiliki karya ilmiah yang dapat dipublikasikan di prosiding pengindeksan. Selain itu juga, ICOMACS ini menjadi upaya eksistensi UIN SGD Bandung dalam bidang akademik di kancah nasional ataupun internasional.

Betty menambahkan, hal yang akan didapatkan peserta dengan karya ilmiah yang terseleksi dalam konferensi internasional ini adalah, akan mendapatkan pengakuan intelektual dengan publikasi yagn terindeks oleh Thomson Reuters dan diintegrasikan ke dalam Web Of Science. Thomson Reuters merupakan salah satu perusahaan yang menjadikan publikasi ilmiah lebih tertata dan mudah ditemukan. Selain itu juga, manfaat karya ilmiah yang terindeks Thomson Reuters menjadi upaya penulis dalam membangun reputasi internasional di kalangan akademisi pada disiplin ilmu yang digeluti.

“Seleksi karya ilmiah dari awal itu cukup ketat. Terlihat dari karya ilmiah yang masuk itu sekitar 160, namun yang terseleksi hanya sekitar 81 saja. Nah karya ilmiah terpilih inilah yang nantinya diserahkan atau di daftarkan pada Thomson Reuters,” Jelas Betty.

Lingkup konferensi internasional ini seputar Komunikasi dan Media Baru; Agama dan Media; Media dan Politik; Komunikasi Politik; Komunikasi di Asia; Media dan Budaya; Komunikasi Nabi dan Agama; Komunikasi Kesehatan; Komunikasi Multikultural; Masalah Komunikasi dan Gender; Komunikasi Lingkungan; Publik Relation (PR) dan Corporate Social Responsibility (CSR); dan Studi Sosial Humaniora. Meski demikian, tidak juga membatasi disiplin ilmu lain untuk mengikuti ICOMACS ini.

Konferensi yang juga didukung oleh beberapa Perguruan Tinggi seperti Universitas Padjajara (UNPAD) Bandung, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Universitas Dr. Sutomo (UNITOMO) Surabaya ini, diikuti oleh mahasiswa baik dari S1, S2, dan S3 dari berbagai Perguruan Tinggi SeIndonesia. Sementara rangkaian acara dimulai dari Seminar yang diisi oleh Prof. Louie Divinagracia, M.SC, DBA, University of Philippines Los Barios, Philippines; Prof. Dr. Asep S. Muhtadi, MA, Prof of Communication, UIN SGD Bandung, Indonesia; Ahmad Djauhar, Wakil Ketua Dewan Pers, Indonesia; Dr. Herlina Agustun, MT, Enviromental Communication Expert, Universitas Padjajaran, Indonesia, Dr. Ahmad Sarbini, M.Ag, Da’wa and Communication, UIN SGD Bandung, Indonesia, dan Dr. Jur. Susan-Gale Wintermuth, China EU School of Law, Beijing China.

Selain itu, akan ada parallel session, culture night yang diisi oleh award night seperti best papper dan best presenter, juga penamilan Seni tari dan music tradiosional sebagai upaya pengenalan budaya Indonesia. Sementara di  hari kedua, akan dilaksanakan kunjungan ke Museum Asia Afrika.

“Harapan kedepannya, agar citra UIN SGD Bandung semakin baik, baik di kancah nasional dan terlebih Internasional. Juga semoga konferensi ini menjadi motivasi bagi para dosen untuk meningkatkan kualitasnya, salah satunya dengan mengikutsertakan karya ilmiah yang terindeks. Selain itu juga, karena konferensi ini adalah kali pertama dilakukan Ilkom UIN SGDD Bandung,  mudah-mudahan ini menjadi langkah awal yang baik untuk menjadikan ICOMACS sebagai kegiatan rutinan tahunan,” Pungkas Betty.

Penulis: Isma D Ardiyanti

Share Button
(Visited 75 times, 1 visits today)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *