Tag Archives: komunikasi

Home   Tag : komunikasi

Masa Depan Sarjana llmu Komunikasi

MASA depan mahasiswa lulusan atau sarjana ilmu komunikasi sudah dikemukakan dalam posting Prospek & Orientasi Karier Lulusan Jurusan Komunikasi. Disebutkan, lulusan Ilmu Komunikasi (Program Studi Jurnalistik & Program Studi Humas) banyak dibutuhkan oleh berbagai instansi dan perusahaan, khususnya industri media massa, seperti televisi, surat kabar, radio, dan media online. Posisi-posisi itu antara lain sebagai wartawan, reporter, presenter, script writer, dan fotografer. Para lulusan Humas juga tengah dibutuhkan berbagai perusahan dan lembaga pemerintahan, baik sebagai praktisi kehumasan, public relations officer (PRO), negosiator (lobiest), maupun diplomat dan social media manager. Posisi-posisi penting yang menantinya para lulusan Komunikasi Jurnalistik di antaranya sebagai ilmuwan (dosen, peneliti, dan analis), praktisi media (wartawan, reporter, editor, redaktur, kolomnis, penyiar radio, presenter […]

Profil Prodi Humas

Program Studi Ilmu Komunikasi bertujuan membangun center of excellent yang sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi, dan menghasilkkan sarjana Ilmu Komunikasi dalam bidang public relations yang terampil, kreatif, kompeten dan inovatif dalam memenuhi kebutuhan kerja di bidang Public Relations. Dengan demikian, profil kompetensi lulusan Prodi Ilmu Humas adalah kompeten dalam Public Relations Officer, Negosiator, Public Speaker/juru bicara, Event organiser, Marketing Officer, Trainer, Konsultan Public Relations, Publisher, juga Peneliti dalam bidang PRO. Berdasarkan profil kompetensi tersebut, maka kompetensi utama lulusan Prodi Ilmu Humas UIN SGD Bandung: 1. Menguasai secara teoritis dan konseptual dalam pengelolaan public relations suatu lembaga serta mampu menformulasikan penyelesaian masalah secara prosedural. 2. Mampu memanfaatkan Ilmu pengetahuan dan teknologi […]

Profil Jurusan Ilmu Komunikasi UIN SGD Bandung

Program Studi Ilmu Komunikasi merupakan salah satu dari lima program studi yang ada di Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung, dan memusatkan kajian dan penelaahan dalam bidang kejurnalistikan dan kehumasan dengan landasan pada komunikasi profetik. Program Studi Ilmu Komunikasi tidak menganut dikhotomi ilmu agama-ilmu umum melainkan justru memandang ilmu-ilmu tersebut sebagai suatu entitas yang integrated dan integral. Dengan demikian Program Studi Ilmu Komunikasi berupaya mencetak sarjana Ilmu Komunikasi yang beriman dan bertakwa yang unggul, kompetitif, memiliki daya saing yang diproyeknsikan untuk menjadi praktisi, peneliti, dan konsultan di bidang komunikasi (jurnalistik dan humas). Program Studi (PS) Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, pendiriannya didasarkan […]

Prospek & Orientasi Karier Lulusan Jurusan Komunikasi

Prospek & Orientasi Karier Lulusan Jurusan Komunikasi Para lulusan Ilmu Komunikasi dari Program Studi Jurnalistik banyak dibutuhkan oleh berbagai industri media massa, seperti televisi, surat kabar, radio, dan media online. Posisi-posisi itu antara lain sebagai wartawan, reporter, presenter, script writer, dan fotografer. Para lulusan Humas juga tengah dibutuhkan berbagai perusahan dan lembaga pemerintahan, baik sebagai praktisi kehumasan, public relations officer (PRO), negosiator (lobiest), maupun diplomat. Orientasi Karier Lulusan Komunikasi Bidang Jurnalistik  Dalam konstelasi industri media massa yang kian berkembang, sarjana Jurnalistik memiliki prospek yang sangat cerah. Karena itu, maka muatan kurikulum perkuliahan diarahkan dan diorientasikan pada penguasaan teori sekaligus memiliki kemampuan teknis sebagai tenaga profesional yang handal dan berakhlakul karimah di […]

Teori Komunikasi Massa

Oleh ASM. RomliTeori komunikasi massa berintikan pengaruh pemberitaan media massa (media effect) kepada publik –menunjukkan pengaruh media terhadap masyarakat.1. Teori Peluru Magis (Magic Bullet Theory, Hypodermic Needle Theory) Media massa mengubah atau mengendalikan perilaku publik. Publik tidak berdaya menerima berondongan “peluru” media (pemberitaan). Media massa memiliki kekuataan perkasa, komunikan dianggap pasif. Dikemukakan Wilbur Schramm tahun 1950-an, namun dicabut kembali tahun 1970-an karena ternyata publik tidak pasif. 2. Teori Proses Seleksi (Selective Processes Theory) Public cenderung melakukan “terpaan seleksi” (selective exposure) dan menolak pesan yang berbeda dengan keyakinan mereka. Penerimaan selektif mengurangi dampak media.  3. Teori Pembelajaran Sosial (Social Learning Theory) Pemirsa meniru apa yang mereka lihat di televisi melalui proses […]