Tag Archives: makalah

Home   Tag : makalah

Memperkuat Studi Komunikasi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Oleh Asep S. Muhtadi Salah satu poin penting Deklarasi Jakarta hasil The Second International Conference on Islamic Media yang dilaksanakan di Jakarta tanggal 12-15 Desember 2011 menyebutkan pentingnya membangun kerjasama antara praktisi dan akademisi media untuk mengembangkan standar-standar yang akan menjadi pedoman penting media di dunia Muslim. Konferensi yang digelar atas kerjasama Kementerian Agama RI dengan The Muslim World League ini telah menginspirasi banyak hal khususnya terkait agenda pengembangan studi komunikasi di lembaga-lembaga pendidikan tinggi agama Islam, seperti halnya STAI, IAIN, dan UIN. Sejumlah pembicara dari berbagai negara memberikan perhatian serius terhadap tantangan baru perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berpotensi mempengaruhi kehidupan masyarakat Muslim di dunia. Sayangnya, sedikit sekali […]

Bahasa Tubuh dalam Public Speaking

deviantart.com Pengertian Bahasa TubuhBahasa Tubuh adalah komunikasi pesan nonverbal (tanpa kata-kata). Bahasa tubuh merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan dimana pesan yang disampaikan dapat berupa isyarat, ekspresi wajah, pandangan mata, sentuhan, artifak (lambang yang digunakan), diam, waktu, suara, serta postur dan gerakan tubuh. (Richard E. Potter dan Larry A. Samoval, Intercultural Communication, 2006:268).Ekspresi wajah menunjukkan perasaan. Postur tubuh mencerminkan kecenderungan sikap dan keadaan emosi. Gerakan anggota tubuh memperlihatkan tekanan pada apa yang ingin kita sampaikan.Fungsi Bahasa TubuhPesan nonverbal atau bahasa tubuh memiliki lima fungsi sebagaimana dikemukakan Knapp, M.L. dalam Nonverbal Communication in Human Interaction, New York: Holt, Rinehart, and Winston. Repetisi — Mengulang kembali gagasan yang sudah disampaikan secara verbal. […]

Metodologi Penelitian Kuantitatif

Oleh Subagio Budi Prajitno Penelitian kuantitatif, menurut Robert Donmoyer (dalam Given, 2008: 713), adalah pendekatan-pendekatan terhadap kajian empiris untuk mengumpulkan, menganalisa, dan menampilkan data dalam bentuk numerik daripada naratif. Menurut Cooper & Schindler (2006: 229), riset kuantitatif mencoba melakukan pengukuran yang akurat ter-hadap sesuatu. Penelitian kuantitatif sering dipandang sebagai antitesis atau lawan dari penelitian kualitatif, walau sebenarnya pembedaan kualitatif-kuantitatif tersebut agak menyesatkan. Donmoyer beralasan, banyak peneliti kuantitatif tertarik mempelajari aspek-aspek kualitatif dari fenomena. Mereka melakukan kuantifikasi gradasi kualitas menjadi skala-skala numerik yang memungkinkan analisis statistik. Pelabelan kuantitatif dan kualitataif juga menyesatkan karena para peneliti kualitatif tidak bisa sama sekali menghindari kuantifikasi. Misalnya ketika mereka mengguna-kan istilah kadang-kadang, sering, jarang, atau […]

Teori Komunikasi Massa

Oleh ASM. RomliTeori komunikasi massa berintikan pengaruh pemberitaan media massa (media effect) kepada publik –menunjukkan pengaruh media terhadap masyarakat.1. Teori Peluru Magis (Magic Bullet Theory, Hypodermic Needle Theory) Media massa mengubah atau mengendalikan perilaku publik. Publik tidak berdaya menerima berondongan “peluru” media (pemberitaan). Media massa memiliki kekuataan perkasa, komunikan dianggap pasif. Dikemukakan Wilbur Schramm tahun 1950-an, namun dicabut kembali tahun 1970-an karena ternyata publik tidak pasif. 2. Teori Proses Seleksi (Selective Processes Theory) Public cenderung melakukan “terpaan seleksi” (selective exposure) dan menolak pesan yang berbeda dengan keyakinan mereka. Penerimaan selektif mengurangi dampak media.  3. Teori Pembelajaran Sosial (Social Learning Theory) Pemirsa meniru apa yang mereka lihat di televisi melalui proses […]

Teknik Menulis Tajukrencana

Tajukrencana (editorial) –biasa disingkat “tajuk” saja– disebut juga “Induk Karangan” dan “Opini Redaksi” (Desk Opinion). Catatan ASM. Romli Pengertian Tajukrencana Tajukrencana adalah tulisan berisi pendapat atau komentar tentang suatu hal atau peristiwa yang dibuat redaksi sebuah media massa sesuai dengan visi dan misi media tersebut. Arti sebenarnya dari tajuk adalah “mahkota”. Tidaklah salah jika disebutkan, tajuk adalah mahkota suratkabar atau majalah. Lyle Spencer dalam Editorial Writing mendefinisikan tajuk sebagai berikut: “Pernyataan mengenai fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan, dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegitu rupa, sehingga bagi kebanyakan pembaca suratkabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditajukkan tadi”. […]