Tag Archives: media

Home   Tag : media

Dewan Pers: Media Independen adalah Media yang Mandiri

blog-thumbnail

Independensi dalam jurnalisme adalah memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani, tanpa campur tangan orang lain. Media independen adalah media yang mandiri, merdeka, dan tidak bergantung kepada pihak manapun. Memiliki sikap mandiri untuk mempertahankan prinsip kebenaran. Demikian dikemukakan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, dalam seminar Tempo Media Week 2016 bertajuk ” Inovasi dan Independensi Media Era Digital di Indonesia” yang digelar PT Tempo Inti Media Tbk. di Jakarta, Rabu (18/5/2016). “Di dalam independensi ada netralitas, independensi dilihat mendekati hal-hal yang bersifat faktual. Kebenaran jurnalistik bukanlah bersifat mutlak, tetapi kebenaran yang bersifat fungsional,”  tambah yosep. Pentingnya independensi media juga dikemukakan Direktur Utama Tempo Media Tbk. Bambang Harymurti. “Media independen menjadi penting untuk masyarakat. Pers […]

Radio Masih Bertahan, Meski Pendengar Terus Menurun

blog-thumbnail

MEDIA Radio Masih Bertahan, Meski Pendengar Terus Menurun. Itulah kesimpilan sementara sebelum ada data survei terbaru tentang jumlah pendengar radio saat ini. Catatan ASM. Romli. Nasib radio sama dengan nasib media cetak (suratkabar/koran/majalah). Pengar radio dan pembaca media cetak terus menurun karena tergerus arus media baru bernama internet –media online, situs berita, media sosial. Konsumen media kini ramai-ramai beralih ke media online, terutama media sosial dan aplikasi mobil (mobile apps). Media cetak berhenti terbit bukan hal mengejutkan. Pendengar radio menurun juga hal wajar karena “gempuran” media online/media sosial. Orang kini dengan mudah mendapatkan berita dan hiburan (lagu) di internet. Segala macam informasi berserakan di Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya. […]

Audiens Media Diajak Cerdas saat Membaca Berita

blog-thumbnail

Audiens seyogianya cerdas saat membaca berita di media. Cerdas artinya tidak mudah begitu saja percaya pada satu sumber media, terlebih pada sumber-sumber di internet yang tidak jelas kredibilitasnya. Demi mendapat informasi yang obyektif, bacalah beberapa media yang kredibel untuk mendapatkan perspektif yang utuh atas sebuah informasi. “Kalau kita enggak baca berita, kita uninformed (tidak tahu perkembangan terkini -red). Sementra, kalau baca kita bisa misinformed (salah menangkap informasi -red). Maka, sebagai pembaca kita harus cerdas untuk tidak salah memahami informasi,” kata Group Head Corporate Communications Indosat Deva Rachman dalam seminar bertajuk “Inovasi dan Independensi Media di Era Digital di Indonesia” yang diselenggarakan Tempo di Hotel Luwansa, Jakarta, Rabu (18/5/2016). Selain Deva, […]

Menanti Jenuhnya Pasar Media Online

Anda masih setia dengan surat kabar dan majalah cetak? Bagaimana dengan radio dan televisi? Apakah Anda kini beralih ke media online? Lewat opininya, Heru Hendratmoko menyentil kualitas dan masa depan media online. Saya ingin memulai catatan ini dengan sebuah pertanyaan dasar: Apakah media massa masih punya masa depan? Saya masih ingat, sekitar lima belas tahun lalu kami berlangganan media cetak cukup lengkap. Ada majalah berita mingguan plus koran nasional. Yang baca ya.. saya dan istri. Lantas majalah anak-anak, tentu saja untuk konsumsi bacaan anak-anak kami. Tapi sekitar lima tahun lalu, jumlah yang kami langgani sudah berkurang. Majalah hanya beli kalau saya atau istri tertarik pada isu tertentu saja. Koran pagi […]

Masa Depan Wartawan Cetak, Jurnalis Foto, dan Penyiar

Oleh ASM. Romli Wahai para ibu, jangan biarkan bayi Anda berkembang menjadi reporter suratkabar. Atau penebang kayu, atau petugas pemadan kebakaran. (Mamas, don’t let your babies grow up to be newspaper reporters. Or lumberjacks, or firefighters). Kalimat itu menjadi lead CNBC dalam The best and worst jobs of 2015 merujuk pada tiga jenis profesi terburuk di antara 10 pekerjaan paling buruk tahun 2015. Menurut data situs CarieerCast.com, wartawan media cetak menempati posisi 200 dalam daftar pekerjaan terbaik 2015 dan menjadi pekerjaan terburuk jika peringkatnya diurut dari bawah. Peringkat profesi terbaik-terburuk 2015 itu disusun berdasarkan sejumlah faktor atau tolak ukur, termasuk lingkngan kerja, risiko, penghasilan (gaji), dan tingkat “tekanan” (stress). Daftar […]