Konsentrasi Humas

Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Hubungan Masyarakat Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung didirikan pada bulan Mei tahun 1998 sebagai bagian dari upaya institusi untuk mengembangkan keilmuan komunikasi yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman. Pendirian program studi ini merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan tenaga profesional di bidang hubungan masyarakat yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis kehumasan, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai profetik dalam praktik komunikasi.
Selama lebih dari dua dekade perjalanannya, program studi telah mengalami berbagai transformasi kurikulum untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Sebagai konsentrasi di bawah Program Studi Ilmu Komunikasi, konsentrasi Hubungan Masyarakat memiliki kekhasan dalam mengembangkan paradigma komunikasi profetik yang berlandaskan pada nilai-nilai dakwah Islamiyah, yang membedakannya dari program sejenis di institusi lain.
Kurikulum yang digunakan pada Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebelum menggunakan Kurikulum OBE mengacu pada kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, lalu mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yakni kerangka kualifikasi dan kompetensi yang menyetarakan dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.
Penggunaan kurikulum berbasis KKNI pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi didasarkan pada amanat UU PT Nomor 12 Tahun 2012, Perpres Nomor 08 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang menjadi acuan dalam penyususnan capaian pembelajaran lulusan, serta Permenristek dan Dikti Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Penggunaan Kurikulum Berbasis KKNI ini merupakan upaya Jurusan Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk menghasilkan lulusan bermutu, yaitu profil ilmuan yang berkepribadian muslim dan problem solver, serta mencapai tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, yakni mendidik calon cendekiawan muslim (Ulul Albab) yang berakidah Islam, berfikrah Islami dan berakhlak mulia yang memiliki keahlian serta keterampilan dalam dakwah Islam dan humas profetik.
a. Visi Program Studi
Mengembangkan keilmuan Hubungan Masyarakat Profetik berbasis paradigma Wahyu Memandu Ilmu dan nilai Rahmatan Lil ‘Alamin dalam membangun komunikasi kehumasan yang etis, humanis, dan adaptif terhadap transformasi digital.
b. Misi Program Studi
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di bidang Hubungan Masyarakat berbasis paradigma Wahyu Memandu Ilmu untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan berkarakter profetik.
2. Mengembangkan penelitian dalam keilmuan Hubungan Masyarakat Profetik yang mengintegrasikan nilai-nilai Rahmatan Lil ‘Alamin, khususnya dalam praktik komunikasi yang etis, humanis, dan berkeadaban.
3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui praktik kehumasan yang solutif, inklusif, dan berdampak sosial, dengan pendekatan nilai-nilai kemanusiaan universal.
4. Mengintegrasikan transformasi digital dalam proses pembelajaran, riset, dan praktik kehumasan untuk menciptakan adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi komunikasi dan media baru.
5. Membangun kemitraan strategis dengan industri, pemerintah, dan komunitas dalam pengembangan praktik kehumasan yang inovatif, profesional, dan berbasis nilai.
6. Menguatkan tata kelola program studi yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan keilmuan Hubungan Masyarakat Profetik.
c. Tujuan Program Studi
Tujuan Kompetensi Utama:
Menghasilkan lulusan yang menguasai kompetensi Hubungan Masyarakat Profetik secara komprehensif, mampu merancang dan mengimplementasikan strategi komunikasi kehumasan yang etis, humanis, dan adaptif terhadap transformasi digital berdasarkan paradigma Wahyu Memandu Ilmu.
Tujuan Riset dan Inovasi:
Mengembangkan riset dan inovasi dalam bidang Hubungan Masyarakat Profetik yang berbasis paradigma Wahyu Memandu Ilmu, sehingga menghasilkan konsep, model, dan solusi inovatif bagi permasalahan komunikasi kehumasan di era digital yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Tujuan Pengabdian Masyarakat:
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu Hubungan Masyarakat Profetik untuk memberdayakan komunitas, lembaga, dan organisasi dalam membangun komunikasi yang humanis dan mewujudkan nilai Rahmatan Lil ‘Alamin di tengah masyarakat.
Tujuan Karakter dan Kepemimpinan:
Membentuk lulusan yang memiliki integritas moral, karakter profetik, dan jiwa kepemimpinan yang kuat dalam menjalankan profesi kehumasan, serta mampu menjadi agen perubahan positif yang menjunjung tinggi etika komunikasi dan nilai-nilai keislaman dalam setiap pengambilan keputusan strategis.

